Bali United Youth mengawali rangkaian pertandingan Elite Pro Academy (EPA) One 2026/27 dengan hasil yang beragam di markas Madura United. Dari tiga kelompok usia yang bertanding pada 3 dan 4 Oktober, tim U20 menonjol setelah membawa pulang dua kemenangan beruntun, sementara U16 dan U18 juga menjalani laga pembuka mereka.
Tim U20 menang 3-0 pada pertandingan pertama dan melanjutkan performa tersebut dengan kemenangan 4-0 pada laga berikutnya. Dua hasil itu memberi awal yang positif bagi skuad muda Serdadu Tridatu dalam kompetisi yang menuntut konsistensi sepanjang musim.
Pelatih tetap menyoroti proses perkembangan
Meski memperoleh hasil meyakinkan, kemenangan besar tidak membuat tim pelatih mengabaikan aspek evaluasi. Pelatih kepala Bali United U20, Sandhika Pratama, menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki dari penampilan anak asuhnya. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting karena kompetisi usia muda tidak hanya berorientasi pada hasil akhir.
Skuad U20 musim ini dihuni pemain berusia sekitar 17 hingga 18 tahun. Pada fase tersebut, peningkatan kemampuan individu, pemahaman taktik, dan kebiasaan menjaga fokus masih menjadi prioritas. Hasil positif dapat membangun kepercayaan diri, tetapi performa harus tetap dinilai dari cara pemain menjalankan instruksi dan berkembang dari pertandingan ke pertandingan.
EPA menjadi ruang pembinaan jangka panjang
Kompetisi EPA memberi pemain akademi kesempatan merasakan tekanan pertandingan yang lebih teratur. Mereka dituntut menyesuaikan diri dengan tempo permainan, menghadapi lawan dengan karakter berbeda, serta menjaga kondisi fisik sepanjang jadwal kompetisi.
Bagi pemain muda, tantangan tidak selalu berupa mencetak gol atau meraih kemenangan. Kemampuan mengambil keputusan, melakukan transisi bertahan dan menyerang, serta berkomunikasi dengan rekan setim menjadi bagian dari proses menuju level senior. Karena itu, evaluasi setelah laga tetap diperlukan bahkan ketika hasilnya memuaskan.
Jadwal berikutnya menanti di Bali
Bali United Youth dijadwalkan kembali bertanding pada 17 dan 18 Oktober dengan menjamu Deltras FC di Bali United Training Center, Gianyar. Laga kandang tersebut akan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk melanjutkan perkembangan sekaligus memperbaiki catatan dari pertandingan awal.
Keuntungan bermain di rumah sendiri dapat memberi kenyamanan, tetapi konsistensi tetap menjadi pekerjaan utama. Tim harus menjaga fokus, memanfaatkan waktu latihan, dan tidak cepat puas dengan hasil pekan pembuka.
Hasil penting, tetapi perkembangan tetap utama
Dua kemenangan U20 di Madura merupakan modal yang baik bagi perjalanan musim ini. Namun, ukuran keberhasilan akademi juga terletak pada kemampuan menghasilkan pemain yang siap menghadapi level kompetisi lebih tinggi. Dengan evaluasi rutin dan kesempatan bermain yang berkelanjutan, EPA One dapat menjadi bagian penting dari jalur pembinaan Bali United.
Perjalanan musim masih panjang. Konsistensi, disiplin, dan kemauan belajar akan menjadi faktor yang menentukan apakah hasil awal ini bisa dipertahankan oleh Serdadu Tridatu Muda.
